- Rapat Koordinasi Perencanaan Penganggaran Kegiatan DBHCHT Tahun 2027
- Bimbingan Teknis Hukum Kontrak bagi PPK
- Sosialisasi Penggunaan Tanda Tangan Elektronik bagi PPPK
- Rapat Koordinasi dan Evaluasi Realisasi Keuangan Tahun Anggaran 2026
- Setda Bagikan Bendera Merah Putih Bagi Masyarakat
- Pawai Karnaval dan Kirab Budaya Desa Kemiri Gebang
- Setda Raih Juara Umum Fun Games Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Penyerahan Hadiah Fun Games Memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Sekda Suranto, Dorong Pelaksanaan Progam Kegiatan Tepat Waktu
- Standar Pelayanan Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo
Sinergi Menuju Ekonomi Maju dan Inklusif: Purworejo Gelar High Level Meeting Tahun 2026

Purworejo - Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) bersama Bagian Perekonomian Setda menggelar High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Rabu (22/07/2026), di kawasan wisata Pantai Dewa Ruci, Jatimalang, Kecamatan Purwodadi.
Kegiatan yang mengusung tema besar mewujudkan ekonomi daerah serta tata kelola keuangan yang maju, inklusif, dan digital ini dihadiri oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, S.H., Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Budi Wibowo, S.Sos., M.Si., Kepala BPKPAD Kabupaten Purworejo, Hadi Sadsila, SP., MM., Kepala Perangkat Daerah, Forkopimcam Purwodadi, Perwakilan Pengurus Kampung Nelayan Merah Putih dari Jatimalang dan Kertojayan, serta perwakilan nelayan setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan bahwa High Level Meeting ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, mempercepat digitalisasi, dan memperluas akses keuangan bagi masyarakat.
"Pengendalian inflasi harus menjadi perhatian bersama. Jika inflasi terkendali, daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi daerah akan terus meningkat," ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi, digitalisasi transaksi, dan perluasan akses keuangan memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
"Saya berharap kegiatan ini segera diwujudkan dalam langkah nyata dan memberi manfaat khususnya untuk masyarakat Kabupaten Purworejo. Saya yakin dengan inflasi yang terkendali, masyarakat yang semakin melek keuangan, serta dukungan seluruh pihak, kesejahteraan masyarakat Purworejo akan terus meningkat," pungkasnya.
Selanjutnya, pada sesi diskusi, yang dipandu langsung oleh Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Purworejo, Ari Wibowo, menghadirkan narasumber Sonaji dari Bank Indonesia (BI), Edwin Haryanto dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Faiz Prihutomo dari Bank Jateng Cabang Purworejo. Pembahasan utama dalam diskusi yaitu Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Pangan, Edukasi dan Akses Keuangan, serta Percepatan Digitalisasi Keuangan.
Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap adanya sinergi
yang kuat antara TPID, TPAKD, TP2DD, serta kolaborasi yang solid otoritas jasa
keuangan, dan perbankan daerah, dapat mendorong terwujudnya Purworejo yang
mandiri, sejahtera, dan mampu mengelola inflasi serta percepatan digitalisasi
keuangan secara inklusif dan berkelanjutan.
Sumber: IKP



