- Rapat Koordinasi Perencanaan Penganggaran Kegiatan DBHCHT Tahun 2027
- Bimbingan Teknis Hukum Kontrak bagi PPK
- Sosialisasi Penggunaan Tanda Tangan Elektronik bagi PPPK
- Rapat Koordinasi dan Evaluasi Realisasi Keuangan Tahun Anggaran 2026
- Setda Bagikan Bendera Merah Putih Bagi Masyarakat
- Pawai Karnaval dan Kirab Budaya Desa Kemiri Gebang
- Setda Raih Juara Umum Fun Games Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Penyerahan Hadiah Fun Games Memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Sekda Suranto, Dorong Pelaksanaan Progam Kegiatan Tepat Waktu
- Standar Pelayanan Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo
Pemkab Purworejo Gelar Apel Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Hadapi Musim Kemarau 2026
.jpg)
Purworejo - Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar
Apel Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Kamis (23/7/2026),
di Jalan Proklamasi, Alun-alun Purworejo. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya
meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama
musim kemarau.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah
Kabupaten Purworejo, Suranto, S.T., S.Sos., M.P.A., menjelaskan bahwa apel
siaga merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat kesiapan personel,
peralatan, serta koordinasi lintas sektor agar mampu bertindak secara cepat,
tepat, dan terpadu apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Suranto juga menyampaikan, berdasarkan prediksi Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun 2026
diperkirakan berjalan lebih panjang dan lebih kering dibandingkan kondisi
normal. Kondisi tersebut berpotensi terjadinya risiko kekeringan ataupun
kebakaran hutan dan lahan, sehingga seluruh pemangku kepentingan diminta
meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan sejak dini.
"Keberhasilan penanggulangan kebakaran hutan dan
lahan tidak hanya diukur dari kemampuan memadamkan api, tetapi juga dari
kemampuan kita mencegah agar kebakaran tidak terjadi. Oleh sebab itu, upaya
pencegahan harus menjadi prioritas seluruh pemangku kepentingan,"
jelasnya.
Lebih lanjut, Suranto menekankan pentingnya peran
masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Relawan dan
seluruh komponen masyarakat diharapkan terus meningkatkan edukasi dan
sosialisasi agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta
segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun potensi kebakaran.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi
Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta diikuti oleh personel dari Kodim 0708
Purworejo, Polres Purworejo, Satpol PP Damkar Kabupaten Purworejo, Satlinmas,
PMI Kabupaten Purworejo, Perhutani Kabupaten Purworejo, dan Camat se-Kabupaten
Purworejo.
Melalui Apel Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap sinergi antara pemerintah, relawan
dan masyarakat semakin kuat. Sehingga mampu meminimalkan risiko kebakaran hutan
dan lahan serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Sumber: IKP



