- ASN Setda Tegaskan Komitmennya Dalam Membangun Budaya Anti Gratifikasi
- SPELING Jangkau Desa Trirejo Loano
- Kabag Prokopim Hadiri Wisuda SD Muhammadiyah Kemiri
- Pemkab Siapkan Langkah Stategis Lindungi Situs Arahiwang
- Jembatan Gantung Sungai Semawung, Permudah Akses Masyarakat Sekitar
- Bhayangkara Fun Run 2026
- HKG PKK ke-54 Tahun 2026 Kabupaten Purworejo
- Penguatan tentang Fundamental Dewan Pengawas dan Pentingnya Pengawasan terhadap Informasi Keuangan bagi Dewan Pengawas dan SPI BUMD
- Pendampingan PEKPPP Pemerintah Daerah Tahun 2026
- Mentoring Seminar Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan VII Tahun 2026
ASN Setda Tegaskan Komitmennya Dalam Membangun Budaya Anti Gratifikasi

Jajaran Aparatur Sipil Negara di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo penuh semangat untuk mengikuti Sosialisasi Anti Gratifikasi yang berlangsung di Pendopo Heroes Park, Kedungsari pada Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang digelar dengan bentuk
fun games ini diharapkan tidak sekedar meningkatkan pemahaman mengenai
pentingnya integritas dan budaya anti gratifikasi semata, namun juga menjadi
sarana penyegaran dari rutinitas pekerjaan sehari-hari, menjalin silaturahmi,
mempererat kebersamaan, dan membangun sinergi yang semakin baik diantara
seluruh ASN Setda Kabupaten Purworejo.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Ahmad Jainudin SIP MM, yang sekaligus juga ikut melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas Anti Gratifikasi bersama perwakilan ASN Setda.
Dalam sambutannya Jainudin menekankan bahwa integritas dan anti gratifikasi bukan semata-mata persoalan aturan dan kepatuhan administratif. Lebih dari itu, integritas adalah nilai yang harus kita jaga bersama dalam setiap pelaksanaan tugas dan hubungan kerja.
“Kepercayaan, profesionalisme, dan
keterbukaan merupakan modal penting dalam membangun tata kelola pemerintahan
yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas,” ujarnya.
Lebih lanjut Jainudin berharap melalui kegiatan ini, ASN tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik mengenai anti gratifikasi, tetapi juga membawa pulang semangat baru, energi positif, dan komitmen bersama untuk terus menjaga integritas, memperkuat kerja sama, serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, dan saling mendukung.
“Mari kita ikuti seluruh rangkaian
kegiatan hari ini dengan gembira, penuh kebersamaan, dan mengambil nilai-nilai
positif yang dapat kita terapkan dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari,”
pungkasnya.
Kegiatan ini tak hanya diikuti jajaran
pimpinan dan pelaksana di lingkup Setda, namun juga menghadirkan pihak-pihak
eksternal diantaranya perwakilan pewarta, LSM serta para penyedia barang/jasa yang
bersinggungan langsung dengan pengadaan barang/jasa di lingkup Setda.
Keterlibatan pihak eksternal dalam
sosialisasi anti korupsi sangat penting untuk memperluas jangkauan edukasi, dan
menciptakan ekosistem pencegahan yang lebih transparan dan akuntabel khususnya
dalam mencegah terjadinya gratifikasi dalam proses pengadaan barang dan jasa.



