- 11 Atlet Terbaik Purworejo Siap Berlaga di Peparpeda Jateng 2026
- Orientasi Pengenalan Nilai Dan Etika Instansi Bagi PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2024
- Ramah Tamah bersama Paskibraka 2026
- ASN Setda, Ikuti Upacara Peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI di Alun-alun Purworejo
- Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Purworejo Berlangsung Khidmat
- Rapat Koordinasi Perencanaan Penganggaran Kegiatan DBHCHT Tahun 2027
- Bimbingan Teknis Hukum Kontrak bagi PPK
- Sosialisasi Penggunaan Tanda Tangan Elektronik bagi PPPK
- Rapat Koordinasi dan Evaluasi Realisasi Keuangan Tahun Anggaran 2026
- Setda Bagikan Bendera Merah Putih Bagi Masyarakat
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kabupaten Purworejo

Keterangan Gambar : Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kabupaten Purworejo digelar pada hari Selasa, 25 November 2025 mulai kira-kira pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Ruang Otonom Kabupaten Purworejo.
Rapat koordinasi dipimpin oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Tolkha Amaruddin dan dihadiri Tim Pengendali Inflasi Daerah, Tim Monitoring Bapokting, dan distributor di Kabupaten Purworejo, dengan tema komitmen pengendalian harga beras di wilayah Kabupaten Purworejo.
Produksi padi Kabupaten Purworejo tercatat menempati peringkat ke-12 dari total 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Peringkat tersebut menunjukkan bahwa Purworejo masih menjadi salah satu daerah penyangga produksi pangan penting, meski persaingan produksi antarwilayah semakin ketat.
Selain membahas capaian produksi, rapat juga menyoroti pengendalian harga beras di tingkat pasar. Pemerintah menegaskan bahwa harga beras tidak boleh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Adapun batas HET yang kembali ditegaskan adalah: beras premium: Rp14.900 per kilogram dan beras medium: Rp13.500 per kilogram.
Seluruh pedagang diimbau untuk mematuhi ketentuan harga tersebut guna menjaga kestabilan pasokan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga akan melakukan pemantauan rutin di pasar guna memastikan tidak terjadi pelanggaran.
Rapat ditutup dengan ajakan kolaborasi antarinstansi untuk meningkatkan produksi padi serta memperkuat pengawasan harga komoditas pangan strategis demi menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di Kabupaten Purworejo.



