- Plt Kabag Prokopim, Hadiri Upacara Hardiknas di SMK Nurussalaf
- Pimpin Apel, Asisten Administrasi dan Umum Dorong Kinerja Setda
- Hardiknas 2026 Kabupaten Purworejo
- Hari Buruh Internasional 2026 Kabupaten Purworejo
- Sosialisasi Survei Kesiapan Pelaksanaan Evaluasi SAKIP Berbasis AI pada Instansi Pemerintah
- Rapat Koordinasi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah
- Rapat Koordinasi dalam Rangka Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah
- Rapat terkait Permohonan Bantuan Pengadaan/Penyambungan Jaringan Listrik oleh Yayasan DPYP
- Penyampaian Surat Pembatalan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dan PT Mahardika Adidaya
- 40 Warung Z-Mart DIresmikan, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Umat
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kabupaten Purworejo

Keterangan Gambar : Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kabupaten Purworejo digelar pada hari Selasa, 25 November 2025 mulai kira-kira pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Ruang Otonom Kabupaten Purworejo.
Rapat koordinasi dipimpin oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Tolkha Amaruddin dan dihadiri Tim Pengendali Inflasi Daerah, Tim Monitoring Bapokting, dan distributor di Kabupaten Purworejo, dengan tema komitmen pengendalian harga beras di wilayah Kabupaten Purworejo.
Produksi padi Kabupaten Purworejo tercatat menempati peringkat ke-12 dari total 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Peringkat tersebut menunjukkan bahwa Purworejo masih menjadi salah satu daerah penyangga produksi pangan penting, meski persaingan produksi antarwilayah semakin ketat.
Selain membahas capaian produksi, rapat juga menyoroti pengendalian harga beras di tingkat pasar. Pemerintah menegaskan bahwa harga beras tidak boleh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Adapun batas HET yang kembali ditegaskan adalah: beras premium: Rp14.900 per kilogram dan beras medium: Rp13.500 per kilogram.
Seluruh pedagang diimbau untuk mematuhi ketentuan harga tersebut guna menjaga kestabilan pasokan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga akan melakukan pemantauan rutin di pasar guna memastikan tidak terjadi pelanggaran.
Rapat ditutup dengan ajakan kolaborasi antarinstansi untuk meningkatkan produksi padi serta memperkuat pengawasan harga komoditas pangan strategis demi menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di Kabupaten Purworejo.



