- Rapat Koordinasi Perencanaan Penganggaran Kegiatan DBHCHT Tahun 2027
- Bimbingan Teknis Hukum Kontrak bagi PPK
- Sosialisasi Penggunaan Tanda Tangan Elektronik bagi PPPK
- Rapat Koordinasi dan Evaluasi Realisasi Keuangan Tahun Anggaran 2026
- Setda Bagikan Bendera Merah Putih Bagi Masyarakat
- Pawai Karnaval dan Kirab Budaya Desa Kemiri Gebang
- Setda Raih Juara Umum Fun Games Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Penyerahan Hadiah Fun Games Memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Sekda Suranto, Dorong Pelaksanaan Progam Kegiatan Tepat Waktu
- Standar Pelayanan Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo
Pj Sekda Tekankan Pentingnya Penerapan Nilai Dasar ASN BerAkhlak Bagi PPPK

Penjabat
(Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purworejo dr Tolkha
Amaruddin Sp THT MKes menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai dasar ASN (Core
Value ASN) Berakhlak pada seluruh PPPK saat memberikan arahan pada Pembukaan Pembukaan
dan Pengarahan pelaksanaan orientasi bagi PPPK formasi tahun 2024, yang
dilaksanakan BPKPSDM Kabupaten Purworejo secara daring, Kamis (19/9/2025).
Pj
Sekda menyampaikan penerapan nilai dasar ASN penting untuk menghadapi tantangan
era persaingan global. Nilai dasar ASN merupakan bekal bagi seluruh ASN baik
PNS maupun PPPK untuk melaksanakan tugas-tugasnya.
Semua
P3K harus menjunjung nilai dasar ASN yaitu BerAkhlak, Berorientasi Pelayanan,
Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif,” kata Pj Sekda.
Pj
Sekda berharap para peserta orientasi dapat menyerap materi-materi yang disampaikan
pada orientasi ini, dan dimanfaatkan secara optimal pada saat menjalan
tugasnya.
kembali
terkait kedisiplinan ASN saat memimpin Apel Pagi Pegawai di lingkungan Setda
Kabupaten Purworejo, Senin
(8/9/2025)/
dr Tolkha menekankan bahwa setiap ASN dituntut
untuk meningkatkan kedisiplinan. Seluruh ASN diharuskan untuk disiplin dalam
segala hal, mulai dari ketertiban hingga disiplin waktu. Menurutnya dengan
kedisiplinan akan meningkatkan kinerja ASN.
Orientasi ini diikuti oleh 874 PPPK formasi tahun 2024 dengan rincian formasi Guru
124 orang, formasi kesehatan 3 orang, dan formasi teknis 747 orang. Orientasi
ini akan terbagi dalam enam angkatan.



