- Rapat Persiapan Penyusunan Rancangan Peraturan Bupati Purworejo tentang Hari dan Jam Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo
- Rapat Koordinasi Kegiatan DBHCHT Tahun 2026
- 128 Kepsek di Kabupaten Purworejo Dikukuhkan
- TMMD Sengkuyung Tahap II Sasar Desa Benowo Bener
- Audiensi Dengan LPS, Koordinasi Percepatan Likuidasi Bank Purworejo
- Rapat Koordinasi dan Evaluasi Monevbang Triwulan I Tahun Anggaran 2026
- Pembahasan Peraturan Bupati Purworejo tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Bupati Purworejo Nomor 68 Tahun 2022
- Perayaan Paskah Umat Kristiani Purworejo 2026
- Live Talk Show Pencegahan Korupsi bagi Pimpinan Daerah Tahun 2026 dengan tema “Kepemimpinan Berintegritas: Antara Godaan Kekuasaan dan Amanah Publik”
- Festiku 2026, Go Digital Go Global
Perkuat Keamanan Siber Melalui Migrasi Website

Keterangan Gambar : Dinkominfostasandi
Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo
diwakili pengelola website setda hadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Website
Perangkat Daerah, Kamis (11/9/2025) yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika,
Statistik, dan Persandian (Dinkominfostasandi) Kabupaten Purworejo melalui
Bidang Pengembangan dan Pengelolaan Layanan Kota Cerdas (PPLKC) di Ruang
Command Center. Rakor dihadiri oleh juga perwakilan dari BPKPAD, Bakesbangpol,
Dinperintransnaker, Dinporapar, Disdukcapil, DLHP, Satpol PP Damkar dan
Kecamatan Purworejo.
Kegiatan ini menjadi forum
penting untuk membahas penguatan keamanan siber dan peningkatan kualitas
layanan informasi publik melalui website resmi pemerintah daerah. Rapat
tersebut membahas insiden siber berupa peretasan berulang terhadap website OPD
yang menggunakan CMS seperti Wordpress dan Joomla.
Memimpin rapat, Kepala Bidang
PPLKC Rahayu Slamet, ST, M. Eng., mengatakan bahwa platform tersebut diketahui
memiliki beberapa celah keamanan yang belakangan ini dimanfaatkan oleh pihak
tidak bertanggungjawab untuk melancarkan serangan.
"Penyerang memanfaatkan
website OPD yang berhasil diretas untuk menyerang website lain yang berada di
server yang sama, karena website OPD berada dalam satu server bersama,"
ungkapnya.
Disampaikan pula, sepanjang
September 2025, beberapa website OPD masih mengalami peretasan berulang.
Dampaknya beragam, mulai dari deface website (perubahan tampilan secara
ilegal), penyisipan konten judi online, hingga pemasangan malware berbahaya
seperti webshell dan backdoor. Tidak hanya itu, data sensitif berupa user dan
password database juga terancam dicuri.
Melihat kondisi tersebut,
Dinkominfostasandi Kabupaten Purworejo segera mengambil langkah penanggulangan.
Upaya yang dilakukan antara lain mengisolasi website-website rentan, agar tidak
memengaruhi sistem lain di server yang sama, serta mendorong percepatan migrasi
website OPD ke template website yang lebih aman.



