- Karnaval PAUD/TK Tingkat Kabupaten Purworejo
- Pemkab dan Kejari Jalin Kerjasama Hukum Perdana dan TUN
- 11 Atlet Terbaik Purworejo Siap Berlaga di Peparpeda Jateng 2026
- Orientasi Pengenalan Nilai Dan Etika Instansi Bagi PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2024
- Ramah Tamah bersama Paskibraka 2026
- ASN Setda, Ikuti Upacara Peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI di Alun-alun Purworejo
- Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Purworejo Berlangsung Khidmat
- Rapat Koordinasi Perencanaan Penganggaran Kegiatan DBHCHT Tahun 2027
- Bimbingan Teknis Hukum Kontrak bagi PPK
- Sosialisasi Penggunaan Tanda Tangan Elektronik bagi PPPK
Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten Purworejo

Keterangan Gambar : Prokopim
Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Suranto ST SSos MPA
turut hadir dalam acara Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten
Purworejo Tahun 1447 H / 2026 M, yang berlangsung di Pendopo Kabupaten
Purworejo, Senin (9/2/2026).
Total 777 orang jemaah haji Kabupaten Purworejo antusias
mengikuti kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten
Purworejo Tahun 1447 H / 2026 M, dengan tema “Haji Ramah Lansia, Perempuan, dan
Disabilitas”.
Acara ini dibuka secara langsung oleh Bupati Purworejo Yuli
Hastuti SH didampingi Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purworejo
Herman Susilo SPdI MAg, serta turut dihadiri, Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Purworejo Mukhlis Abdillah SAg MH, dan Plt Kepala Bagian
Kesejahteraan Rakyat Ari Wibowo ST.
Dalam sambutannya, Bupati Purworejo menyampaikan bahwa
manasik haji merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan jemaah secara fisik,
mental, dan spiritual sebelum menjalankan ibadah di tanah suci.
“Manasik haji ini menjadi langkah awal yang sangat penting
bagi Bapak dan Ibu calon jemaah sekalian. Persiapan ibadah haji tidak hanya
berkaitan dengan kesiapan materi, tetapi juga membutuhkan bekal ilmu dan
ketakwaan yang kuat,” ujarnya.
Bupati juga berharap Kantor Kementerian Haji dan Umrah
Kabupaten Purworejo dapat memberikan bimbingan dan pendampingan yang optimal
kepada seluruh jemaah hingga pelaksanaan ibadah haji selesai dan kembali ke
tanah air dengan selamat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah
Kabupaten Purworejo Herman Susilo SPdI MAg menyampaikan bahwa bimbingan manasik
haji terintegrasi ini, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan
keterampilan calon jemaah haji reguler tahun 2026.
Ia menjelaskan bahwa bimbingan manasik haji akan dilaksanakan
selama empat kali pertemuan. Pertemuan pertama dilaksanakan di tingkat
kabupaten di Pendopo Kabupaten Purworejo saat ini, kemudian dilanjutkan di 11
titik kecamatan pada tanggal 10–13 Februari 2026.



