- Karnaval PAUD/TK Tingkat Kabupaten Purworejo
- Pemkab dan Kejari Jalin Kerjasama Hukum Perdana dan TUN
- 11 Atlet Terbaik Purworejo Siap Berlaga di Peparpeda Jateng 2026
- Orientasi Pengenalan Nilai Dan Etika Instansi Bagi PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2024
- Ramah Tamah bersama Paskibraka 2026
- ASN Setda, Ikuti Upacara Peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI di Alun-alun Purworejo
- Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Purworejo Berlangsung Khidmat
- Rapat Koordinasi Perencanaan Penganggaran Kegiatan DBHCHT Tahun 2027
- Bimbingan Teknis Hukum Kontrak bagi PPK
- Sosialisasi Penggunaan Tanda Tangan Elektronik bagi PPPK
Dukung Efisiensi, Sekda Tekankan Jajarannya Pedomani SE Transformasi Budaya Kerja ASN

Keterangan Gambar : Prokopim
Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Purworejo nomor
800.1.5/3374/2026 tentang Transformasi Budaya Kerja ASN, Sekretaris Daerah (Sekda)
Kabupaten Purworejo Suranto ST SSos MPA mendorong seluruh jajaran di lingkup Setda
untuk dapat mempedomani dan melaksanakan dengan baik apa yang menjadi ketentuan
dalam SE tersebut.
Hal tersebut disampaikannya, saat mepimpin Apel Pagi Pegawai
Setda Kabupaten Purworejo, pada Senin (6/4/2026) di depan Lobi Kantor Setda
Kabupaten Purworejo.
“Ini adalah amanat dari sebuah surat edaran, karena itu harus
kita pedomani dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Suranto.
Namun demikan Suranto menekankan bahwa, pelaksanaan Work From
Home (WFH) setiap hari jumat bukan berarti libur panjang akhir pekan, namun
tetap melaksanakan ketugasan yang menjadi tanggung jawab masing-masing personil
yang dilaksanakan di rumah.
“Adanya WFH ini kaitannya dengan efisiensi energi, maka
dianjurkan ketika sebelum WFH, pada hari kami itu Bapak/Ibu matikan semua yang
berhubungan dengan peralatan listrik mohon dimatikan, agar tidak terjadi pembengkakan
pembiayaan,” jelasnya.
Selain, pelaksanaan WFH, Suranto juga menekankan penggunaan kendaraan
dinas secara efektif dan efisien sesuai kententuan SE,
“Tentu ini hal yang harus kita laksanakan bersama untuk
melakukan efisiensi yang berhubungan dengan saat ini adanya perang di wilayah timur
tengah yang mengakibatkan harga minyak tinggi,” imbuhnya
Lebih lanjut, Suranto mengatakan kebijakan ini diambil untuk
memastikan dan menjamin keberlangsungan Pemerintahan
RI dan juga utamanya keberlangsungan Pemerintahan Kabupaten Purworejo ditengah
dinamika dampak ekonomi.



