Asisten Pemerintahan dan Kesra Ikuti Capacity Building Paskibraka 2025

By Setda Purworejo 26 Sep 2025, 16:33:17 WIB Kegiatan
Asisten Pemerintahan dan Kesra Ikuti Capacity Building Paskibraka 2025

Keterangan Gambar : Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo


Capacity Building Paskibraka 2025 diselenggarakan di Karimunjawa, Kabupaten Jepara pada hari Sabtu, Minggu, dan Senin,  tanggal 20, 21 dan 22 September 2025.

Pengembangan kapasitas (capacity building) merupakan proses berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan kompetensi individu maupun kelompok Paskibraka agar mampu menjalankan tugas secara mandiri maupun kelompok, efektif, dan kompak, baik sebagai pengibar bendera pusaka maupun sebagai Duta Pancasila dalam membumikan nilai-nilai Pancasila di berbagai lingkungan.

Jenis capacity building yang dilaksanakan adalah out bound dan wisata dalam rangka penanaman nilai cinta tanah air, pelestarian lingkungan, dan potensi wisata. Game outbond yang dilaksanakan adalah ice breaking, daya konsentrasi, dinamika kelompok.

Wisata dikemas sebagai sarana penanaman nilai Pancasila, peningkatan wawasan kebangsaan, pelestarian alam, serta penguatan rasa cinta tanah air, dan komitmen menjaga keutuhan NKRI. Lokasi yang dikunjungi adalah Pantai Bobby sekaligus lokasi outbound (hari ke-1), snorkeling di Pulau Menjangan menikmati biota laut, penangkaran hiu, snorkeling dengan habitat ikan nemo (ikan badut/clownfish), Pantai Menjangan Besar, Pantai Tanjung Gelam (hari ke 2) dan wisata ke Bukit Love (hari ke 3)

Pembinaan bagi Paskibrka pada malam hari pertama di Homestay Kita, dipandu oleh Bapak Agus Widiyanto, SIP, MSi selaku Kepala Bakesbangpol, pembinaan oleh Bapak R Achmad Kurniawan Kadir selaku Ketua Pembentukan Paskibraka dan oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti selaku Pembina Paskibraka.

Hadir dalam acara pembinaan ini, para asisten sekretaris daerah, beberapa kepala bagian, dan staf Bagian Prokopim Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo.

Selama kegiatan didampingi oleh dua orang petugas medis dari Dinas Kesehatan Daerah, Ibu Anung Wibawati (Epidemiolog Kesehatan Ahli Madya) dan ibu Nines Dwi Rahmani (Pelaksana pelayanan Kesehatan). Peserta yang membutuhkan tim medis karena tersegat ubur-ubur, luka lecet terkena batu karang, alergi gatal-gatal, dan satu anak dirujuk ke Puskesmas untuk dilakukan injeksi antialergi.





Instagram