- FGD Penyusunan Raperda Perumdam Tirta Perwitasari
- Pemkab Purworejo Siap Jalin Kerja Sama Strategis Bersama UNY
- Forum Diskusi Bersama Universitas Negeri Yogyakarta UNY
- Rakor FPR
- Entry Meeting Tim Pemeriksa BPK RI
- Temu Relawan FPRB, Perkuat Sinergi Hadapi Kebencanaan
- Bagian Hukum Ikut Andil Koordinasikan Pemusnahan Arsip
- Dorong Kinerja BUMD, Tingkatkan Kontribusi Terhadap PAD
- Sinkronisasi Data Penggunaan Kawasan Hutan Untuk Lokasi KDKMP
- Purworejo BerSINEMA, Momentum Kembangkan Perfilman Lokal
Asisten Pemerintahan dan Kesra Hadiri Borobudur Moon 2025

Keterangan Gambar : Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan Borobudur Moon: Gala Dinner & Traditional Performance, bertempat di Marga Utama, Kompleks Taman Wisata Borobudur Kabupaten Magelang. Borobudur Moon digelar pada hari Selasa, 7 Oktober 2025, mulai sekitar pukul 18.00 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan ini baru pertama kali diselenggarakan dan rencananya akan rutin digelar setiap bulan sebagai upaya pemerintah setempat meningkatkan kunjungan wisata ke kawasan Borobudur. Puncak acara Borobudur Moon menampilkan kolaborasi budaya yang menyatukan Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, yang dihadiri ratusan pengunjung. Namun, sebelum pertunjukan utama dimulai, perhatian pengunjung juga tersedot pada deretan 20 stan UMKM yang tertata rapi, menawarkan aneka produk lokal yang unik.
Ketua Penyelenggara Borobudur Moon, Hani Sutrisno, menjelaskan bahwa keterlibatan UMKM adalah salah satu bagian inti dari acara ini.
Di acara perdana ini, keterlibatan UMKM berusaha dimaksimalkan walaupun belum keseluruhan. Yang terlibat ada 20 stan yang terdiri dari KMK, BUMDesma, Bank Jateng sebagai sponsor utama, dan Disparpora.
Borobudur Moon, yang secara harfiah berarti bulan purnama di Borobudur, berencana diselenggarakan setiap malam minggu saat bulan purnama. 20 stan UMKM yang terlibat pada acara perdana ini akan dievaluasi demi perbaikan di masa mendatang.
Hal ini krusial karena target pengunjung Borobudur Moon ke depan adalah kalangan menengah ke atas. Ini dapat menjadi peluang bagus bagi UMKM, bukan hanya jual beli, tetapi bisa juga nanti terjalin kerja sama, pengembangan, investasi atau supplier.
Bagi UMKM, acara ini bukan sekadar tempat berdagang, tetapi adalah kesempatan emas untuk naik kelas, membuka jejaring bisnis, dan menjadi bagian dari event pariwisata premium.



