Online User

Kami memiliki 5 Tamu online

Jumlah Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday91
mod_vvisit_counterYesterday104
mod_vvisit_counterThis week292
mod_vvisit_counterThis month2931
mod_vvisit_counterAll136000
Kegiatan Studi Banding Pemkab Purworejo ke Pemkab Bandung. PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo   
Senin, 20 Juni 2022 09:20

Pemkab Purworejo melakukan studi Banding terkait pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khsusunya pajak daerah, Kamis (9/6/2022). Rombongan dari BPKPAD dipimpin Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM dan Sekda Purworejo Drs Said Romadhon.

Bupati melalui Sekda Drs Said Romadhon mengatakan, maksud kedatangan ke Bandung untuk belajar manajamen dan mengatasi masalah terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) khsusunya pajak daerah.

Sesuai peraturan pemerintah, pengeloaan PBB diserahkan ke daerah. Selain itu terdapat 10 pajak yang dikelola daerah. Pihaknya ingin mengetahu bagaimana pernak-pernik pengelolaan pajak di Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung.

“Yang saya dengar, BPHTB di Bandung Barat melebihi PBB-nya. kita ingin belajar bagaimana potensi target, capaian serta masalah tunggakan pajak, bagaimana cara untuk mengurangi tunggakan dan kendala-kendala yang dihadapi,” katanya.

Menurutnya, selama ini penerimaan daerah hanya pajak konsumsi saja sehingga masih terbatas. Kedepan secara bersama-sama akan patuh bersama agar saling padu memenuhi demi kesehteraan masyarakat. “Kita berharap kedepan pendapatan daerah kita dapat meningkat,” imbuhnya.

Sekda Kabupaten Bandung Barat Ir H Asep Sodikin MUM menjelaskan, PPB di Kabupaten Bandung Barat sebesar 35,4 persen dan yang terbaik pajak restorant sebesar 45 persen. BPHTB 24,472  miliar, PBB 12,874 miliar  total over target 52 miliar.

Pajak terdiri dari BPHTB, PBB, PPJ, restoran, hotel, hiburan, reklame, parkir, air tanah, dan MBLB. “Kita telah melakukan langkah-langkah percepatan, pemutakhiran data, tahun ini kita optimalkan teman kecamatan,” terang Asep.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Bandung Dr Cakra Amiyana ST MA menjelaskan jika PBB telah menjadi primadona sejak PBB didelegasikan ke kota. PBB dan BPHTB mnduduki 3 terbesar di pajak daerah, bersama pajak penerangan jalan (PPJ).

Dikatakan, selain memakai tapingbbox pihaknya juga bekerjasama dengan aplikasi online. Seperti tiket.com sehingga dapat diperoleh manfaatnya. “Ada jua agen-agen penjemput pajak ke wilayah. Selain itu juga ada mobil pajak yang keliling perumahan,” terang Cakra.

 

 

Berita Pilihan

Tindak Lanjut Review LKJiiP

Kegiatan pemenuhan data terkait capaian kinerja pada Perangkat daerah pengampu Standar Pelayanan Minimal (SPM) guna menanggapi hasil review Inspektorat terhadap LKjIP Kabupaten Purworejo hari Kamis tgl 10 Maret 2022, di ruang rapat Bagian Organisasi Setda Purworejo. Peserta terdiri daru DPUPR, DINDIKBUD, DINSOSDALDUKKB, DINPERKIMTAN, DINKES, SATPOL PP DAMKAR

Hakcipta © 2022 Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo. Semua Hak Dilindungi.
Joomla! adalah perangkat lunak gratis yang dirilis dibawah lisensi GNU/GPL.

Free Joomla Templates by Hosting Beast